metode 2 fase # pertemuan 5

October 20th, 2014 No comments
Categories: Penelitian Operasional Tags:

Tugas 2 Tata Letak Fasilitas

October 14th, 2014 No comments
Categories: Tata Letak Fasilitas Tags:

monte carlo and hand simulation

October 14th, 2014 No comments
Categories: simulasi Tags:

Bagaimana Menjadi Mahasiswa Yang Sukses ?

October 9th, 2014 No comments

Bagaimana Menjadi Mahasiswa Yang Sukses ?

 

Oleh    : Angga Akbar Fanani ST., MT.

 

Dewasa ini terdapat beberapa berita yang sangat membahagiakan berhubungan dunia pendidikan Indonesia. Diantaranya berita terkait prestasi pelajar Indonesia di berbagai kompetisi ilmiah, baik di tingkat Nasional maupun Internasional. Hal ini tentunya sangat membahagiakan, di tengah berbabagai masalah yang menjangkit di dunia pendidikan Indonesia. Berita bahagia tersebut menimbulkan euforia bagi kita semua, bahwa kualitas para putra bangsa Indonesia tidaklah kalah dibandingkan dengan mahasiswa di negara lain, bahkan dengan negara maju. Tentunya kita ingin mendapatkan pelajaran dari capaian yang luar biasa tersebut, agar kedepanya kesuksesan tersebut bukan hanya ada di berita layar kaca namun berada di sekitar kita, atau bahkan kita sendiri yang mengalami. Untuk itu selayaknya kita mengajukan pertanyaan yang sangat fundamental yaitu, “BAGAIMANAKAH CARA UNTUK MENJADI MAHASISWA YANG SUKSES?”

Pertanyaan tersebut mungkin mudah untuk diucapkan namun cukup sulit untuk menjawabnya. Terdapat beberapa hal yang bisa dijadikan sebagai kunci kesuksesan, namun satu hal yang menjadi catatan bahwa kesuksesan tidak bisa terlepas dari satu nilai yaitu “DISIPLIN.” Disiplin merupakan kendaraan utama menuju kesuksesan, dimana mustahil seseorang mencapai tujuan bila tidak mempunyai kendaraan. Sedangkan seberapa besar tingkat disiplin akan menjawab seberapa pantas kita mendapatkan kesuksesan. Pada artikel ini aka mencoba menjabarkan disiplin apa saja yang perlu dilakukan untuk mendapatkan kesuksesan. Berikut ulasanya!

  1. Disiplin Prioritas

Prioritas merupakan sebuah urutan dari serangkaian aktifitas atau kegiatan yang disusun berdasarkan tingkat kepentinganya. Seseorang yang ingin mendapatkan kesuksesan maka yang harus dia lakukan pertama kali adalah menentukan prioritas dalam hidupnya. Sebagai mahasiswa tidak lain tidak bukan bahwa prioritas utama kita adalah belajar. Belajar akan membuat yang awalnya tidak bisa menjadi bisa dan  yang awalnya tidak tahu menjadi tahu. Hanya dengan belajar maka ketrampilan, kemampuan dan pengetahuan mahasiswa akan terasah.

Pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan itu ibarat pisau dia akan semakin tajam bila terus diasah. Namun disisi lain dia akan berkarat, lapuk atau bahkan hilang sama sekali bila tidak dirawat dan tidak diasah.

  1. Disiplin Waktu

Setelah mengetahu prioritas apa yang harus dilakukan langkah selanjutnya adalah disiplin waktu. Disiplin waktu menjawab kapan kita memulai sebuah aktifitas. Dengan disiplin waktu semuanya akan berjalan dengan terstruktur. Semua akan berjalan lancar tanpa perlu terburu-buru. Waktu akan terus berjalan, dan waktu tidak akan menunggu kita.

Bagaimana mungkin akan menerima pelajaran dengan baik jika ketika pelajaran dimulai kita masih mandi, berlarian mengejar angkutan atau masih memarkir kendaraan. Pelajaran akan lebih mudah terserap bila ketika guru masuk para mahasiswa sudah duduk rapi dan siap menerima pelajaran.

  1. Disiplin Alokasi

Disiplin yang selanjutnya adalah disiplin terkait alokasi waktu yang mahasiswa keluarkan untuk belajar. Sebagai pelajar sudah sepantasnya bila alokasi waktu untuk belajar merupakan bagian terbesar dari keseluruhan waktu yang kita miliki. Misalkan  mahasiswa menetapkan bahwa dalam sehari dia akan belajar 5 jam dalam satu hari diluar waktu kuliah, maka seorang mahasiswa yang menginginkan kesuksesan harus disiplin dalam mengalokasikan 5 jam untuk belajar.

Batu yang besar dapat dihancurkan oleh tetesan air yang terus menerus. Begitu juga dengan ilmu, sesulit apapun jika para mahasiswa mempelajarinya dengan rajin dan terus menerus insya allah maka kepahaman akan menjadi akhirnya.

  1. Disiplin Menunda Kesenangan

Ibu       : “nak sekarang sudah jam delapan, sudah waktunya untuk belajar!”

Anak   : “sebentar buk, kurang dikit.”

Ibu       : “kamu itu kalo kalo sudah main game pasti lupa belajar!!”

Percakapan tersebut tentunya tidak asing bagi para mahasiswa, atau bahkan cuplikan dialog tersebut merupakan cerminan kehidupan keseharian para mahasiswa. Untuk itu kiranya perlu bagi para mahasiswa untuk menerapkan disiplin yang terakhir. Disiplin yang terakhir adalah disiplin dalam menunda kesenangan. Penerapan disiplin menunda kesenangan menjadikan seorang mahasiswa mengetahui kapan dia harus melakukan kegiatan atau akifitas yang bersifat hiburan. Dengan disiplin ini bukan berarti mahasiswa dilarang untuk melakukan kegiatan yang bersifat menghibur atau rekreatif namun menempatkan kegiatan menghibur tersebut tetap sesuai porsi yang seharusnya. Seorang mahasiswa seharusnya menampatkan belajar sebagai kegiatan utama dan bukan sebaliknya. Dimana kegiatan rekreatif merupakan kegiatan yang kegiatan sekunder hanya untuk sekedar mengembalikan “mood” (semangat) ketika melakukan kegiatan utama yaitu belajar.

Semoga dengan menerapkan disiplin tersebut, kesuksesan bukan lagi menjadi mimpi bagi kita namun merupakan hak bagi setiap mahasiswa Indonesia. Menjadi hak karena faktor keturuna atau kekayaan namun andalah yang telah membuat diri anda pantas untuk mendapatkan kesuksesan.

Categories: celoteh Tags:

pertemuan 5

October 9th, 2014 No comments
Categories: algoritma dan pemrograman Tags:

Tugas 2 OR

October 9th, 2014 No comments
Categories: Penelitian Operasional Tags:

pertemuan 4 metode Big M

October 9th, 2014 No comments
Categories: Penelitian Operasional Tags:

pertemuan 4

October 7th, 2014 No comments
Categories: algoritma dan pemrograman Tags:

pertemuan 3

October 7th, 2014 No comments
Categories: algoritma dan pemrograman Tags:

TUGAS 1 TLF

October 6th, 2014 No comments
Categories: Tata Letak Fasilitas Tags: